JUMAT AGUNG

 

jumat agung

Syalom PMK  tahu gak hari Jumat Agung itu apa? Iya salah 😀 Jadi hari Jumat Agung itu adalah hari Jumat sebelum Minggu Paskah, hari peringatan penyaliban Yesus Kristus dan wafat-Nya di Golgota.  Di Alkitab tidak dicatat jelas hari kematian Yesus, tetapi berdasarkan rincian kitab suci mengenai  pengadilan Sanhedrin atas Yesus dan analisis ilmiah peristiwa penyaliban Yesus itu sangat mungkin pada hari jumat tapi tidak diketahui persis tanggalnya.

Kawan-kawan semuapasti sudah tahu bahwa semua manusia itu memiliki takdir yang sama yaitu akan meninggal pada suatu hari yang telah ditentukan oleh Allah. Setiap manusia itu meninggal dengan kematian yang berbeda-beda tanpa memperhatikan asal-usulnya, bukan berarti apabila kita itu anak PMK, anak MIZAN, ataupun anak rohani yang hidup dengan agama lain kita akan lama meninggal. Kita bisa saja meninggal hari ini, besok, lusa, minggu depan, tahun depan atau berpuluh-puluh tahun lagi jika Tuhan berkehendak. Kita tidak perlu takut akan kematian. Dalam Filipi 1:21 dikatakan “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan”. Intinya sebagai umat kristiani sejati yang tinggal dengan Allah tidak perlu takut akan kematian, karena sudah mengetahui apa tujuan hidupnya. Sekalipun kematian itu menghampiri, itu merupakan akhir dari tugas kita dan awal kehidupan yang lebih baik bersama Kristus.

Satu-satunya kematian yang unik dan berbeda dari yang biasa adalah kematian Putra Allah sebagai manusia di bukit Golgota. Dalam Yesaya 53:4-6 dikatakan “Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya,dan kesengsaraan kitalah yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipikul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpahkan kepadanya, dan oleh bilur-bilurNya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi Tuhan telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian”.

Kuasa dosa memang sungguh luar biasa namun kuasa dosa dan konsekuensi maut sudah dikalahkan dengan kuasa kasih. Yesus meninggal dikayu salib bukan karena Yudas Iskariot, juga bukan karena pemimpin agama Yahudi tetapi karena kehendak Allah Bapa  untuk menebus seluruh umat manusia yang sudah jatuh dalam dosa. Ketika Yesus meninggal dikayu salib, dosa dan iblis sudah dikalahkan sehingga manusia tidak hidup lagi dalam kuasa iblis dan dosa. Kita yang sudah di selamatkan oleh Kristus lahir kembali jadi manusia yang baru yaitu manusia yang dekat dengan Tuhan.

Kita sekarang adalah manusia yang baru, manusia yang sudah ditebus dosanya oleh Yesus Kristus. Oleh karena itu teman-teman ku alangkah baiknya jika kita mendekatkan diri kepada Tuhan dan hidup didalam perintahNya. Kita harus bersyukur atas apa yang sudah terjadi dalam hidup kita, sekalipun itu beban dan suatu hal yang fatal menurut kita. Tapi ketahuilah, Tuhan selalu mempunyai rancangan yang indah buat hidup kita. Akan tetapi dalam kehidupan sekarang ini, sering kali kita sangat mudah terpengaruh oleh bisikan iblis, terkadang kita sudah mengetahui itu adalah dosa, tetapi kita tetap melakukannya dalam keadaan sadar baik itu dalam hal berbohong, bermain judi, menonton film porno, bahkan menyakiti hati sesama kita

Didalam Gereja kasih karunia Allah selalu diberitakan sebagai persekutuan umat Tuhan melalui perjamuan kudus. Oleh karena itu, perjamuan kudus merupakan suatu penegasan yang pasti atas kasih karunia Allah yang tidak ternilai. Maka teman-teman ku ikut ambil bagian dalam perjamuan kudus merupakan suatu sukacita yang sangat besar. GBU

-Saribu Raja-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s