Matamu Lebih Menakjubkan Dari Kamera

wpd

Manusia tumbuh setiap harinya, mulai dari bayi hingga tumbuh dewasa hingga tua. Begitu banyak cerita dan kejadian yang telah kita lewati, seperti cerita kita berjalan pertama kali, masuk ke sekolah pertama kalinya, masuk universitas yang diinginkan, dan masih banyak lainnya. Semua itu terekam dalam memori kita, hanya saja mungkin teringat samar-samar. Tak jarang untuk mengingatkannya kembali kita memerlukan suatu hal yang mengingatkan kita. Salah satunya adalah foto. Foto merupakan hasil jepretan kamera yang diabadikan dalam bentuk digital. Seringkali, foto digunakan sebagai alat untuk mengabadikan momen-momen berharga.


Kamera merupakan alat yang mampu menghasilkan foto itu sendiri. Kamera berawal dari sebuah alat serupa yang dikenal dengan Kamera Obscura yang merupakan kotak kamera yang belum dilengkapi dengan film untuk menangkap gambar atau bayangan. Seiring dengan berkembangnya zaman, kamera hari-hari ini makin menawarkan kecanggihan dan kemudahan bagi para penggemarnya. Bagus atau tidaknya hasil foto dipengaruhi oleh 3 hal : LENSA, SPEC BODY KAMERA, serta SKILL PEMOTRET. Hingga saat ini, Hasselblad H4D 200MS merupakan kamera DSLR termahal ini memiliki resolusi 200 megapiksel yang memungkinkan untuk menghasilkan gambar dengan detail yang menakjubkan dan belum pernah terjadi sebelumnya dalam dunia fotografi. Harganya mencapai 500jt rupiah loh!
Namun tahukah kalian yang lebih menakjubkan dari itu? Kita telah diberikan oleh Tuhan, bukan hanya 1 lensa, namun 2 lensa yang masing-masing nya merupakan lensa dengan 576 megapiksel-ialah mata kita. Dengan luar biasanya, Tuhan menganugrahkan secara cuma-cuma! Sanggupkah kita menggantinya dengan harga 500jt untuk satu biji matanya?
Sungguh amat sayang, mata yang tidak ternilai itu kita gunakan untuk melakukan hal yang jahat di mata Tuhan ;
“Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.” Matius 5:29
“Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu”. Lukas 11:34
Alkitab sendiri menceritakan bagaimana ada beberapa tokoh dalam Alkitab, mereka mulai jatuh dengan mata mereka. Contoh yang paling familiar adalah Daud, orang yang paling dekat dengan Tuhan, jatuh kedalam perzinahan, karena dia ijinkan Iblis masuk melalui gerbang matanya. Pada waktu seluruh/semua anggota pasukannya sedang berperang, Daud sedang bersantai di sotoh bangunan istana yang megah, dan dia lihat dari atas ada seorang wanita yang sedang mandi lalu meniduri nya, dan lebih dari pada itu, akhirnya ia merencakanakn pembunuhan atas Uria, suaminya.
Daud dengan segala kesalehannya pun jatuh kedalam dosa, apalagi kita. Untuk itu, jagalah apapun yang menjadi pemberian Tuhan untuk memuliakan namaNya. Bukan hanya tubuh serta indranya, namun juga hati, kekudusan, berkat, dan segala yang Tuhan berikan dan titipkan pada kita. Jangan menyimpang ke kanan atau ke kiri, ini memang berat, karena godaan memang berat tetapi Tuhan mau kita terus memandang ke depan dan jangan menyimpang ke kanan atau keri. Pakailah mata kita dengan hati-hati dan semua mata kita dipakai untuk memuliakan nama Tuhan.

Ad Maiorem dei Gloriam – Untuk kemuliaan Allah yang lebih besar

 

McFlurry Oreo

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s