Duduk Dekat Kaki-Nya

31612

Lukas 10:38-42 “Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia dirumahnya. Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata:”Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri?suruhlah dia membantu aku.” Tetapi Tuhan menjawabnya:”Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil daripadanya.”
Banyak diantara orang Kristen masih bingung bagaimana cara membangun hubungan pribadi dengan Tuhan, apakah itu penting? Serta jika tidak ada hubungan pribadi dengan Tuhan maka apa yang akan terjadi?
Di perikop sangat jelas sekali ditunjukkan bahwa hubungan pribadi dengan Tuhan sama halnya dengan Duduk Dekat Kaki-Nya. Maksud duduk dekat kaki-Nya ini adalah kita datang ke Tuhan mendengarakan apa yang Dia katakan dan bukan hanya sekedar datang hanya untuk meminta. Seperti Maria, dia datang dan duduk dekat kaki Tuhan bukan untuk meminta tapi untuk mendengarkan apa yangn Dia sampaikan.
Membangun hubungan pribadi dengan Tuhan seharusnya sudah menjadi hal yang wajib bagi kita semua, seperti halnya Daniel. Setiap hari pagi-pagi buta Daniel sudah datang menghadap Tuhan. Lalu perlukah kita membangun hubungan pribadi dengan Tuhan harus pagi-pagi buta? Sebenarnya hal itu sudah Tuhan Yesus ajarkan yaitu sebelum Dia disalibkan ketika di taman getsemani, Yesus menghadap dan bertemu dengan Bapa pagi-pagi buta.
Sebuah hubungan pribadi dengan Tuhan sangat nyata jelas sekali bahwa hal itu penting. Sebab dengan adanya hubungan pribadi dengan Tuhan maka akan ada persekutuan antara kita dengan Tuhan sendiri. Bahkan seorang nabi seperti Daud saja mengatakan:”lebih baik satu hari dipelataran Tuhan daripada seribu hari di tempat lain.” Ini merupakan salah satu hal yang dirasakan Daud kalau saat duduk dekat kaki Tuhan, Daud dapat merasakan hal yang beda.
Lalu jika tanpa adanya sebuah hubungan maka yang terjadi adalah kita akan merusak persekutuan antara kita dengan Tuhan hingga berakibat kita semakin menjauh dengan Tuhan. Bahkan lama-kelamaan jika kita tidak ada hubungan pribadi dengan Tuhan maka yang terjadi adalah bukan Tuhan lagi yang berkuasa atas hidup kita tapi kita yang berkuasa atas hidup kita dan bukan tidak mungkin dalam segala hal yang kita lakukan akan sia-sia saja, sebab tidak adanya campur tangan Tuhan dlaam hidup kita.
So, mulailah untuk membangun hubungan mu dengan Tuhan. Maka apapun yang kamu kerjakan dan kamu buat akan Tuhan buat berhasil, sebab kita sudah mau membangun hubungan dan persekutuan dengan Tuhan. Amien.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s