BUKU ADALAH JENDELA DUNIA

 

Hari-Buku-2017

Apa yang kamu ingat pada bulan April? April Mop, Hari Kartini, Hari Bumi? Itu termasuk benar. Tapi, di bulan April juga terdapat peringatan Hari Buku Sedunia.
Apabila ada teman-teman yang belum tahu,hal tersebut wajar. Hari Buku memang belum sepopuler Hari Kartini. Tetapi makna dari Hari Buku sama dengan Hari Kartini loh, yaitu dalam hal pendidikan.
Hari Buku Sedunia, dikenal pula dengan Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia dan Hari Buku Internasional, merupakan hari perayaan tahunan yang jatuh pada tanggal 23 April yang diadakan oleh UNESCO untuk mempromosikan peran membaca, penerbitan, dan hak cipta.
Dalam dunia pendidikan, Hari Buku menjadi peringatan literasi bagi siswa. Meningkatkan minat baca dan mulai mencintai buku yang masih menjadi kampanye bagi anak-anak Indonesia.
Dalam konteks Alkitab, Salomo menyatakan kalau dasar dari semua pengetahuan yang benar adalah “takut akan Allah” (Amsal 1:7).
Lalu apakah yang dikatakan Alkitab mengenai pendidikan?
Kitab Amsal dipenuhi dengan pengajaran-pengajaran yang diberikan oleh Salomo kepada anak-anaknya. Anak-anaknya diperintahkan untuk belajar dari pengajaran ini. Hasil dari penerapan pengetahuan yang telah dipelajari disebut sebagai hikmat.
Yesus berkata bahwa ketika kita mengetahui kebenaran, maka kebenaran akan memerdekakan kita (Yohanes 8:32). Kebebasan dari rasa takut ini ketika seseorang terdidik di dalam Kebenaran.
Di surat Roma, Rasul Paulus menggunakan kata “tahu” atau “mengetahui” sebanyak sebelas kali. Apa yang harus kita ketahui? Kita harus mendidik diri kita sendiri di dalam Firman Allah. Ketika kita memperoleh pengetahuan spiritual, maka kita dapat menerapkan pengetahuan itu dalam kehidupan kita. Termasuk untuk menyerahkan diri kita kepada-Nya dan menggunakan pengetahuan tentang kebenaran ini untuk melayani Allah dalam roh dan kebenaran (Roma 6:11-13).
Pendidikan yang alkitabiah memperlengkapi orang-percaya sehingga Allah bisa melakukan berbagai pekerjaan yang telah Dia persiapkan sebelumnya bagi mereka (Efesus 2:10). Pendidikan yang alkitabiah bisa mengubahkan kita karena akan memperbaharui pikiran kita (Roma 12:2). Proses yang berkelanjutan dari menerapkan pengetahuan berdasarkan pemikiran Kristus, “Yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita” (1 Korintus 1:30).
Sumber : http://student.cnnindonesia.com https://www.gotquestions.org
-ROXANE-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s