Fetch and Carry

 

Jumatan 28 April 2017

Setiap kita diciptakan unik dan memiliki karunia yang berbeda pula. Ada yang memiliki karunia untuk memimpin, karunia berbicara, karunia kemampuan teknis dan kemampuan-kemampuan lainnya. Tapi pertanyaan adalah bagaimana kita dengan berbagai kemampuan yang kita miliki bisa berguna bagi orang lain bahkan untuk kemuliaan Allah. Banyak orang memiliki kemampuan yang luar biasa, tetapi menggunakannya hanya untuk dirinya sendiri, sehingga melupakan Tuhan yang merupakan sumber dari semuanya itu.
Guys,….. Ketika itu, Yesus bertanya kepada Petrus sampai 3 kali “ Petrus Apakah engkau mengasihi Aku ?”, lalu Jawab Petrus “ Ya, Tuhan aku mengasihi engkau ” sampai 3 kali juga, “ Gembalakanlah Domba-dombaKu” kata yesus lagi kepadanya. Dari hal ini kita bisa belajar, ketika berkata bahwa kita mengasihi Yesus, mau tidak mau kita harus menggembalakan domba-dombanya, dengan kata lain kita harus melayani. Sama seperti Yesus yang lebih dahulu melayani kita, hendaklah kita juga melayani seorang akan yang lain.
Pertanyaan selanjutnya “dengan apakah kita melayani ?”, banyak orang yang terjebak pada pertanyaan ini, karena menurut mereka melayani Tuhan itu hanya dilakukan oleh orang yang memiliki karunia khusus misalnya para Pendeta, majelis gereja, penginjil, dll. Akan tetapi dalam 1 Petrus 4:7-11, kita kembali di teguhkan, bahwa kita bisa melayani Tuhan dengan segala yang ada pada diri kita, semua tergantung dari sikap hati yang kita miliki. Percayalah Tuhan telah memberikan kita karunia yang luar biasa, yang bisa kita gunakan untuk melayani sesama dan untuk memuliakan nama Tuhan.
Betapa pentingnya kita untuk mengenal diri kita, mengenal kemampuan yang kita miliki, bahkan mengenal setiap karunia yang ada pada kita. Dengan begitu, kita akan mampu memahami siapa kita di hadapan kristus. kita juga harus menyadari bahwa kita memiki beban untuk meyatakan kasih kristus kepada orang lain, bahkan kepada orang-orang yang masih belum mengenal Kristus. Hendaklah kita mengasihi orang lain dengan sungguh-sungguh (1 Pet 4: 9) dan hendaklah pula kita melayani seorang akan yang lain dengan karunia yang ada pada kita (ayt10).
Setelah kita kita mengenal diri kita, maka selanjutnya kita harus mengembangkan setiap karunia yang kita miliki. Tujuannya adalah supaya kita terus berkembang dalam pelayanan, dan mengahasilkan buah-buah yang banyak dan tentunya bermanfaat bagi orang-orang yang ada disekitar kita.
Namun diatas semuanya itu, kita harus melandaskan pelayanan yang kita lakukan hanya untuk kemuliaan nama Tuhan saja bukan untuk diri sendiri. Pelayanan yang kita lakukan bukan untuk manusia tapi untuk Tuhan Yesus. Kita melayani Tuhan bukan Melayani Pekerjaan Tuhan. Dengan demikian kita akan memiliki motivasi yang benar dalam melayani Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s