World Press Freedom Day

pers

World Press Freedom Day atau Hari Kebebasan Pers Sedunia ditetapkan pada 3 Mei oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Sidang Umum. Penetapan ini dilakukan untuk memperingati prinsip dasar kemerdekaan pers, mengevaluasi kebebasan pers, mempertahankan media dari serangan terkait independensi, dan menghormati para jurnalis yang meninggal saat menjalani profesinya.
Di Indonesia sendiri Kebebasan Pers barulah terwujud setelah pada 23 September 1999, Presiden Indonesia saat itu, B.J Habibi mengesahkan Undang-undang No 40 Tahun 1999 tentang Pers yang mencabut wewenang perintah untuk menyensor dan membredel pres.
Pada tahun ini ada sesuatu yang menarik, karena Indonesia didapuk sebagai tuan rumah World Press Freedom Day. World Press Freedom Day kali ini mengangkat tema “Critical Minds for Critical Times: Media’s role in advancing peaceful, just and inclusive societies”
“Ini merupakan suatu event yang membanggakan bagi insan pers Indonesia di mana kita menjadi tuan rumah kali ini. Saya ajak teman-teman pers Indonesia untuk berpartisipasi dalam acara tersebut karena rencananya akan hadir 1.300 jurnalis dari dalam dan luar negeri,” kata Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika RI.
Rudiantara mengatakan, bahwa pers di Indonesia cukup unik karena diatur oleh undang-undang. Namun, ia juga mengkritisi bebasnya keterbukaan informasi di Indonesia tidak sedikit dimanfaatkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan berita palsu atau hoax.
http://www.tribunnews.com/nasional/2017/04/23/menteri-rudiantara-promosikan-hari-kebebasan-pers-dunia-di-bundaran-hi
http://en.unesco.org/wpfd
-PURGE-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s