WITHOUT DRUGS “save your life”

hari anti narkoba copy

Apasih narkoba itu? Kenapa hampir sebagian kaum awam merasa ngeri mendengar kata narkoba?
Narkoba bukanlah sesuatu yang asing lagi bagi kita. Kita telah sering mendengar dan membaca berita tentang narkoba di media elektronik maupun media cetak. Di Indonesia, peredaran obat terlarang ini sudah menjadi salah satu permasalahan utama yang harus segera diatasi.
Meluasnya narkoba di Indonesia terutama di kalangan generasi muda karena didukung oleh faktor budaya global. Budaya global dikuasai oleh budaya Barat (baca Amerika Serikat) yang mengembangkan pengaruhnya melalui layar TV, VCD, dan film-film. Ciri utama budaya tersebut amat mudah ditiru dan diadopsi oleh generasi muda karena sesuai dengan kebutuhan dan selera muda.
Sebagai wujud keprihatinan sekaligus kepedulian terhadap ancaman bahaya Narkoba, setiap tanggal 26 Juni diperingati sebagai Hari Anti Narkoba Sedunia. Sebuah peringatan yang penting untuk menyadarkan manusia sedunia untuk membangun solidaritas bangsa-bangsa sedunia, untuk bersama-sama mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.
Mungkin kalian bertanya-tanya, mengapa peringatan ini perlu dilakukan, padahal semua orang tahu dampak buruk dari obat-obatan teralang. Rupanya masih banyak orang yang harus menderita karena penggunaan narkoba, bahkan sekitar 200.000 orang meninggal karenanya setiap tahun.
Narkoba merupakan istilah untuk narkotika, psikotropika, dan bahan berbahaya lainnya. Istilah yang sering digunakan adalah NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya). Menurut Undang-undang No.22 Tahun 1997 yang dimaksud dengan narkotika meliputi: golongan Opiat (Heroin, Morfin, Madat, dan lain-lain), Golongan Kanabis (Ganja, Hashish), Golongan Koka (Kokain, Crack). Alkohol merupakan minuman yang mengandung etanol (Etil-alkohol), psikotropika menurut Undang-undang No.5 tahun 1997 meliputi : ecxtasy, shabu-shabu, Isd, obat penenang/obat tidur, obat anti depresi, dan anti psikosis, dan zat adiktif lain termasuk inhalasia (aseton, thinner cat, lem atau glue), nikotin (tembakau), dan kafein (kopi). NAPZA tergolong zat psikoaktif, yaitu zat yang terutama berpengaruh pada otak sehingga menimbulkan perubahan pada perilaku, perasaan, pikiran, persepsi, dan kesadaran.
Bentuk penyalahgunaan NAPZA adalah penggunaan NAPZA dalam jumlah berlebihan, secara berkala atau terus-menerus, berlangsung cukup lama sehingga dapat merugikan kesehatan jasmani, mental, dan kehidupan sosial. Ketergantungan NAPZA dapat ditandai dengan : keinginan kuat untuk memakai NAPZA, tidak dapat mengendalikan pemakaiannya, toleransi-dosis makin tinggi, gejala putus zat, tidak dapat menikmati kesenangan hidup lain, serta tetap menggunakan NAPZA walaupun sakit berat akibat NAPZA.
Pengguna narkoba juga merupakan anak bangsa yang perlu diselamatkan. Mereka adalah saudara-saudara kita yang harus segera dilepaskan dari belenggu narkoba agar dapat kembali menjalani hidup dalam keadaan sehat dan produktif. Dimulainya Tahun Penyelamatan Pecandu dan Korban Penyalahgunaan Narkotika merupakan wujud keprihatinan bangsa Indonesia akan kecenderungan peningkatan angka prevalensi penyalahgunaan narkotika di Indonesia khususnya bagi usia produktif. Karena masalah narkoba adalah masalah kita semua, maka perlu kita berantas. Marilah kita isi hidup kita dengan hal-hal yang positif, hidup sehat tanpa narkoba.
Seperti yang tertulis di dalam alkitab 1 Korintus 6 : 19-20“Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!”Melalui firman-Nya Allah meminta kita untuk selalu menjaga tubuh kita karena tubuh kita merupakan bait Allah dan kita harus nenjaga kekudusannya (1 Korintus 3 : 17“Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.” dan Efesus 5 : 29“Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat..”)

-PRINCESS-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s