Temu Alumni 2017 “Back to Ha Ha Land”

IMG_9506

Shallom PMKers! Apa kabarnya hari ini? Semoga sukacita yang nyata dari Tuhan kita Yesus Kristus senantiasa melingkupi kehidupan kita.
Hari ini kita akan membahas tentang acara PMK FEB Undip yang baru saja dilaksanakan. Acara apa hayo kira-kira? Ya! Puji Tuhan di hari Sabtu, 21 Oktober 2017 kemarin PMK FEB Undip telah mengadakan acara Temu Alumni yang bertemakan “Back to HaHa HaHa Land”. Ayat yang mendasari tema acara ini diambil dari Ibrani 10:24-25, yang berbunyi demikian: “24Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. 25Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat”.
Acara yang diadakan di Hotel Pandanaran Semarang ini dimulai pada pukul 17.00. Para peserta yang telah diarahkan untuk masuk ke ruangan acara pun bersiap untuk mengikuti ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Natanael S. Prajogo dari GBI Gajah Mada Semarang. Adapun harapan dari Bapak Pdt. Natanael saat itu adalah, agar acara Temu Alumni PMK FEB Undip tidak berhenti sampai hari itu saja, melainkan dapat terus diadakan di tahun-tahun berikutnya. Sehingga, melalui acara inilah PMK FEB Undip terus dapat menjaga persekutuan yang kokoh antara satu dengan yang lainnya, antara alumni dengan adik-adik pengurus/anggota aktif PMK FEB Undip. Ibadah ditutup dengan pemberian tanda terima kasih dari pihak panitia kepada Bapak Pdt. Natanael.
Seusai ibadah, MC pun segera naik ke panggung untuk memulai acara ramah-tamah. Sebelum melanjutkan ke rangkaian acara berikutnya, para hadirin saat itu dipersilakan untuk menyantap santapan malam. Sesi makan malam saat itu diiringi lantunan lagu-lagu dari PMK Acoustic Corner (PAC). Sembari ngobrol, bercanda dan tertawa, para alumni terlihat asyik melepas rindu dengan rekan-rekan serta adik-adik PMK yang hadir di acara tersebut. Setelah menyelesaikan santapan malam, MC mempersilahkan para hadirin untuk kembali ke tempat duduk mereka masing-masing karena acara akan segera dilanjutkan.
Sebagai pembuka acara ramah-tamah, Marsalia Intan (S-1 Akuntansi 2014) selaku ketua panitia acara Temu Alumni memberikan kata sambutan. Setelah selesai memberikan kata sambutan, kini giliran Darwis Siahaan (S-1 Manajemen 2014) sebagai Ketua PMK FEB Undip periode 2017 untuk memberikan kata sambutannya. Setelah itu, para peserta menyaksikan persembahan pujian dari panitia RAMA 2017.
Setelah menyaksikan persembahan pujian, para peserta pun melanjutkan acara sembari menikmati kopi hangat yang disediakan oleh panitia. Sesaat setelah menyaksikan persembahan dari adik-adik panitia RAMA 2017, para peserta memasuki sesi awarding. Awarding yang pertama ditujukan kepada kakak/abang yang paling berantusias selama mengikuti acara Temu Alumni 2017. Ternyata, kak Ingka Ezra Nurcahya Simangunsong dari angkatan 2001 lah yang ditunjuk sebagai “The Most Enthusiastic”, diikuti dengan penunjukan “The Most Vintage” yang kemudian diterima oleh kak Mindo Tampubolon dari angkatan 2001. Wah, selamat ya kakak-kakak!

Sesi selanjutnya adalah sesi games. Games yang diadakan saat itu dinamakan “putar lagu, pecah balon”. Inti dari permainan ini adalah, ketika lagu diputarkan, seluruh peserta saling mengoper kotak kaset, di mana kaset yang berada didalamnya harus dibalikkan terlebih dahulu. Ketika lagu berhenti, orang yang memegang kaset terakhir kali akan mendapatkan hukuman. Hukumannya terdapat pada balon yang harus dipecahkan terlebih dahulu. Setelah musik dimainkan, seisi ruangan pun sontak penuh dengan canda tawa, karena rupa-rupanya para peserta berusaha untuk saling menjahili satu sama lain. Selang beberapa waktu, Farina (S-1 Manajemen 2015) pun harus menerima nasib, karena dialah yang mendapatkan hukuman. Hukuman yang harus dijalani olehnya adalah berjoget dengan diiringi lagu potong bebek angsa, ditemani oleh para Presiden Refomedia beserta Kaisar/Maharani Obkial yang hadir malam itu, tidak terkecuali bagi yang telah usai masa jabatannya. Pihak-pihak yang terkena hukuman pun melenggak-lenggok lincah mengikuti irama lagu yang dimainkan.

IMG_9364

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan memberikan selempang “King and Queen Temu Alumni 2017”. Bang John Fitzgerald Erens Marcus dari angkatan 2004 terpilih menjadi King of Temu Alumni 2017, dan kak Santi dari angkatan 1998 terpilih menjadi Queen of Temu Alumni 2017. Selamat ya bang, kak!

Seusai pemberian selempang kepada King dan Queen Temu Alumni 2017, salah satu penampilan yang telah dinanti-nantikan pun dimulai. Kira-kira, penampilan apa ya? Masih penasaran?

Ya! Betul sekali! Sekarang adalah waktunya untuk menyaksikan penampilan dari [teater obkial]. Untuk penampilan kali ini, [teater obkial] menampilkan “Opera PMK Kita, PMK-Mu Juga”. Opera ini didasari oleh ayat yang sama dengan ayat yang mendasari tema acara Temu Alumni 2017. Dalam opera ini dijelaskan bagaimana PMK FEB Undip mula-mula terbentuk. Semua itu dimulai dari persekutuan 6 anak Tuhan yang dinamakan Lazarus. Kemudian di tahun 1985 PMK FEB Undip telah resmi menjadi UPK di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip. Seiring berjalannya waktu, terbentuk pula lah [teater obkial] dan Refomedia. Demikianlah terjadinya hingga sekarang ini kita bisa bersekutu bersama, melayani bersama, di dalam PMK FEB Undip.

Setelah menyaksikan pementasan [teater obkial], acara selanjutnya adalah pemberian selempang “Alumni of the Year” kepada kakak/abang yang terpilih. Ternyata, bang Yohanes Lorens Simatupang dari angkatan 2013 terpilih menjadi Alumni of the Year di acara Temu Alumni 2017. Seraya memberikan kesan pesannya sebagai alumni of the year, terlihat para hadirin mengucapkan selamat kepada dirinya. Selamat ya, bang! Seusai pemberian kesan pesan, kini giliran Andika Tarigan (S-1 Akuntansi 2014) sebagai Presiden Refomedia periode 2017 untuk memberikan persembahan kepada kakak abang alumni, yaitu Refocil atau Refomedia Cilik. Refocil adalah salah satu produk dari Refomedia yang berwujud majalah kantung (pocket magazine). Refocil edisi temu alumni ini mengangkat tema “The Perfect Joy”, yang didasari dengan Filipi 2:2-3a yang berbunyi demikian: “2karena itu sempurnakanlah sukacitaku ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, 3(a)dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia”. Maksud dari diangkatnya ayat ini sebagai ayat dasar Refocil “The Perfect Joy” sejatinya adalah, agar pertemuan yang diadakan hari itu menjadi pertemuan yang menghadirkan hangatnya sukacita di hati setiap jiwa yang ada. Hendaklah sukacita yang dirasakan merupakan sukacita yang sejati, yang tidak berpura-pura. Sukacita di sini tidak berbicara tentang kesenangan duniawi semata. Sukacita ini berbicara mengenai persekutuan, nasihat-nasihat, serta kesatuan hati para pengikut Kristus, yaitu untuk senantiasa memuliakan nama-Nya.

Sebelum memasuki penghujung acara, para hadirin diberikan suatu persembahan terakhir berupa video yang berisi foto-foto lawas para alumni ketika mereka dahulu masih menjadi mahasiswa dan menjadi anggota aktif PMK FEB Undip. Sembari menonton video, PAC menyanyikan lagu pujian RAMA mulai dari angkatan 2008-2013. Sungguh klimaks acara yang mengundang haru dan memori indah bagi para hadirin, yang mana hal ini sangat dirasakan oleh kakak abang yang hadir di malam itu.
Demikianlah acara Temu Alumni 2017 kemarin dapat saya tuangkan dalam bentuk kata-kata. Kiranya persekutuan yang dibentuk saat itu berkelanjutan sampai selama-lamanya. Tuhan Yesus memberkati kita senantiasa.

-BLAST-

Untuk melihat foto-foto keseruan acara temu alumni yang lalu dapat dilihat di : http://bit.ly/2yParO8

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s