Now = Won

Matius 28:18-20 “Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

Dalam renungan kali ini yang akan kita bahas adalah Sekarang atau Now. Mungkin banyak yang bingung dan bertanya-tanya, kok Sekarang (Now), apa maksudnya? Dan sebenarnya apa sich itu? Jadi mari sama-sama kita belajar sesaat. Dalam renungan kali ini benar sekali kita akan bahas Now (sekarang), tapi Now di sini berbeda dengan Now yang kita tahu. Walaupun sebenarnya hampir sama pengartiannya. Tapi Now di sini ketika kita balik maka akan menjadi Won. Maksudnya apa? Kenapa diputar-putar, kenapa dibolak-balik? Now memiliki arti yaitu sekarang, dan Won memiliki arti memenangkan. Dalam renungan kali ini maksud Now=Won adalah sudah saatnya kita sebagai anak-anak Tuhan, apapun yang kita lakukan, apapun yang kita kerjakan saat ini, apapun pelayanan yang kita lakukan, inilah saatnya dan inilah waktunya bagi kita untuk memenangkan banyak jiwa-jiwa bagi Tuhan. Itulah sebabnya maksud dari Now = Won. Bahkan dalam Matius 28:18-20, Tuhan mengatakan bahwa tugas kita yang terutama sebagai anak Tuhan atau sebagai anak-Nya adalah memberitakan Injil sampai ke ujung dunia, membawa kabat baik kepada semua orang dan menjadikan setiap bangsa murid Tuhan Yesus. Pertanyaan sekarang yang melintas dalam benak kita adalah “mana mungkin aku dapat memberitakan Injil sampai ke ujung bumi sedangkan untuk ke luar negeri saja susah?” Banyak diantara kita yang seprti itu, tapi sadar tidak sadar bahwa sekarang semuanya sudah sangat mudah bagi kita. Bahkan untuk memberitakan Injilpun tidak harus lewat bertemu langsung. Gunakan media sosial kita, kita ceritakan pengalaman kita kepada orang banyak lewat apapun yang kita alami dengan Tuhan. Maka bukan tidak mungkin bahwa kita telah memberitakan Injil sampai ke ujung bumi, hanya lewat media sosial.

So, bukan gak mungkin lagi kita tidak bisa memberitakan Injil. Pakai apapun yang ada saat ini untuk memberitakan Injil, gunakan segala hal yang Tuhan sudah sediakan dan pakai itu untuk menyebarkan Kasih-Nya. Karna itulah tugas kita, jangan pernah lelah menginjili, jangan pernah lelah menceritakan Kasih Tuhan. Sampai kita lihat banyak jiwa yang akan dimenangkan bagi Tuhan. Amien

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s