Hari Buruh Internasional

Shallom PMKers!!
LAST PERFORMANCE COVER-picsay_1525153739566.pngKira-kira tahu nggak hari ini hari apa? Kaum buruh internasional, begitu juga di Tanah Air, pada hari ini, 1 Mei 2018 merayakan Hari Buruh Internasional (May Day). Di Indonesia sendiri, para buruh akan melakukan aksi turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi demi kesejahteraan buruh. Aksi ini akan berlangsung hampir di semua daerah di Indonesia. Hari buruh adalah hari perayaan keberhasilan dan andil para pekerja dan buruh atas kemajuan ekonomi dan sosial di seluruh dunia. Hari buruh juga sering disebut sebagai May day karena selalu dirayakan pada tanggal 1 Mei setiap tahunnya. Tahun ini hari buruh jatuh pada hari Selasa tanggal 1 Mei 2018.
Asal usul hari buruh ini lahir berasal dari rentetan perjuangan para pekerja yang memperjuangkan hak-hak mereka saat kapitalisme tumbuh dan berkembang pesat di abad 19 lalu. Pada abad ke-19, perkembangan idustri yang sangat pesat memberikan perubahan yang sangat drastis terutama di negara Eropa Barat serta Amerika Serikat. Ketatnya disiplin serta jam kerja yang sangat intensif dan upah yang sangat minim serta kondisi kerja yang buruk melahirkan adanya perlawanan dari para pekerja. Di saat itu tututan utama dari para pekerja adalah waktu kerja yang lebih manusiawi yaitu delapan jam. Angka delapan jam ini diambil berdasarkan pembagian waktu 24 jam sehari menjadi: 8 jam kerja, 8 jam beristirahat dan 8 jam berekreasi.
Di Ibu Kota sendiri, para buruh akan menggelar aksi massa di depan Istana Negara, Jakarta. Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengatakan, Hari Buruh Internasional 2018 harus dirayakan dengan riang gembira. Bahkan, dirinya berharap momentum tersebut dapat diisi dengan kegiatan-kegiatan positif dan tidak menyeramkan. Pada hari buruh ini para buruh diharapkan dapat menyampaikan semua keluhan mereka kepada pemerintah dan berharap pemerintah memperhatikan para pekerja di dalam negeri dan jangan memberikan perlakuan khusus kepada tenaga kerja asing sehingga langkah pengetatan serta pendataan harus segera dilakukan seperti FirmanNya dalam Ulangan 24:14 “Janganlah engkau memeras pekerja harian yang miskin dan menderita , baik ia saudaramu maupun seorang asing yang ada di negerimu, di dalam tempatmu.”
Salah satu upaya yang dapat kita lakukan untuk memenuhi aspirasi tersebut bahwa kita sebagai sesama manusia harus saling menghargai satu sama lain tanpa membeda-bedakan pekerjaan dan asal orang tersebut. Seperti yang kita tahu juga bahwa banyak buruh atau pekerja yang mungkin upahnya belum dibayar atau tidak dibayar padahal ia sudah bekerja sesuai tanggung jawabnya masing-masing. Kita sebagai umat Kristiani diingatkan kembali pada firman Allah yang terdapat di Matius 20:8 “Ketika hari malam  tuan itu berkata kepada mandurnya: Panggillah pekerja-pekerja itu dan bayarkan upah mereka, mulai dengan mereka yang masuk terakhir hingga mereka yang masuk terdahulu.” Dalam ayat ini Tuhan mengingatkan kita bahwa setiap keringat yang dikeluarkan dan upaya yang dilakukan oleh para pekerja untuk kita, kita harus menghargainya dengan memberikan upah yang kemudian upah itu ia berikan untuk kelangsungan hidupnya. Pesan penulis untuk PMKers semoga bisa jadi panutan ya buat orang lain untuk saling menghargai sesama terutama tidak merendahkan para buruh. Karena para buruh tetaplah manusia dan tidak pantas untuk direndahkan seperti Tuhan tidak pernah merendahkan para pekerjanya dan selalu mengasihinya dengan kasih. Selamat merayakan Hari Buruh PMKers!! #MayDayisFunDay!!
-AFSHEEN-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s