Category Archives: Refomedia

Indah Pada Waktunya, Apalagi Waktu-Nya!

Penulis: Rodnauli Tobing
Shalom PMKers!
 
Sebagai manusia yang hidup di zaman modern dan sangat tech-minded sekarang ini, kita hampir secara otomatis terbentuk menjadi makhluk yang cenderung result oriented alias melihat segala seuatunya itu lebih banyak pada hasil ketimbang proses. Betul, tidak? Coba ingat-ingat ya, kita lebih mudah mengapresiasi orang-orang dengan keberhasilannya tanpa mau bersusah-susah mengingat gimana perjalanan, upaya, jatuh-bangunnya orang tersebut dari mulai nol yang pastinya juga didera banyak kesulitan dan tantangan. Bahkan, kita nyaris melupakan itu semua dan memilih lebih terpana dengan keberhasilannya semata. Tidak mengherankan banyak yang tertipu dengan fenomena crazy rich yang menyilaukan mata. Terpesona dengan “keberhasilan” millenials yang masih sangat muda sudah bergelimang harta, lalu ikutan dengan model bisnisnya yang menjanjikan kekayaan sangat instan yang kemudian terbukti ternyata caranya ilegal sehingga berurusan dengan proses hukum.
 
Juga, kepada teman kita yang berhasil dalam perkuliahan dengan mendapatkan nilai sangat baik dan IPK membuat ‘ngiler. Kita pasti merasa amaze. Iya, ‘kan? Tentunya, untuk meraih itu semua dibutuhkan upaya yang tidak ringan dan menuntut banyak pengorbanan: waktu, tenaga, dan pikiran. Mengorbankan kesenangan yang berlebihan (main game, nonton youtube, tiktok, dll) dan menggantikannya dengan belajar sungguh-sungguh, pastinya. Berlinang air mata? Mungkin aja! Dan masih banyak “siksaan” lainnya.
 
Itu namanya proses. Kita harus siap berproses dan juga diproses. Hasil tidak akan mendustai proses, demikian kata orang bijak. Percayalah, tidak ada pengorbanan yang sia-sia. Sebab, “Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.” (Mazmur 126:5-6).
 
Jadi, maju terus dengan upaya keras, jujur, dan strategi cerdas untuk meraih prestasi tertinggi dan posisi teratas. Selain itu, perlu juga kesabaran. Jangan memaksa kehendak, apalagi dengan mengorbankan orang lain dan yang tidak perlu. Semua indah pada waktunya (Pengkhotbah 3:11), apalagi waktu-Nya. Waktu Tuhan, bukan waktu kita. Ayo!

Bersyukur Dulu Baru Bahagia atau Bahagia Dulu Baru Bersyukur?

Penulis: Kesia

Shalom PMKers!

Akhir-akhir ini kita melewati keseharian kita dengan berbagai kejadian yang membuat kita senang, kesal, sedih, dan lain-lain. Terkadang kita sulit untuk menemukan kebahagiaan. Padahal, bahagia itu sederhana. Hanya dengan bersyukur dan mencukupkan diri dengan apa yang ada, maka kita akan menemukan kebahagiaan. Sebaliknya, jika kita terus-menerus merasa tidak puas dengan keadaan kita, maka kita akan sedih, gelisah, dan menjadi orang paling malang sedunia. Orang-orang sering sulit mengucap syukur kepada Tuhan ketika sedang diperhadapkan pada kesulitan, masalah, kesukaran atau kekurangan. Sejujurnya, memang bukan perkara mudah untuk mengucap syukur di tengah situasi yang tidak baik. Namun, kita dapat belajar menjadi pribadi yang bisa mengucap syukur dalam segala hal.

Kita juga memiliki target, tujuan, atau impian yang mau kita capai. Seringkali kita baru berbahagia ketika impian kita tercapai. Daripada digusarkan dan digelisahkan dengan apa yang belum ada pada kita, berbahagialah sejak sekarang dengan mengucap syukur atas apa yang sudah ada dalam hidup kita. Daripada mengeluh untuk hal-hal yang belum kita miliki, daftarkanlah hal-hal yang sudah kita miliki dan bersyukurlah, maka kita akan menjadi orang-orang yang bahagia sepanjang waktu. Jadi, jangan menunggu impian kita tercapai dan bersyukurlah dengan apa yang ada.

Bersyukur dulu baru bahagia, bukan bahagia dulu baru bersyukur karena mengucap syukur seharusnya tidak tergantung pada keadaan dan suasana hati. Belajarlah mengucap syukur atas hal-hal sederhana yang kita miliki saat ini, entah itu mengucap syukur untuk tubuh yang sehat, mengucap syukur untuk keseharian yang kita lewati, dan mengucap syukur untuk setiap berkat jasmani yang Tuhan sediakan setiap hari. Kita juga bersyukur bukan karena hidup tanpa masalah, tapi kita bersyukur karena Tuhan ada bersama kita untuk melewati setiap masalah. Teman-teman, ayo kita ingat berkat-berkat yang sudah Tuhan berikan dalam hidup kita sehingga kita selalu bisa mengucap syukur dalam segala keadaan. 

Tuhan memberkati!

Gambar

Bingo Challenge

chal

SELAMAT HARI WAISAK

S__28557329

Semoga Semua Mahluk Hidup Selamanya Dalam Kebahagiaan dan Bebas Dari Segala Kebencian Dan Permusuhan. Selamat Hari Tri Suci Waisak.

Mazmur 133:1 Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama j  dengan rukun. Semoga Indonesia tetap rukun dengan segala perbedaan yang ada ya PMKers

 

REMINDER UTS

UTS2019_02.jpg

Amsal 19:20-21
“Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan. Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhan-lah yang terlaksana.”

Nah, ini yang perlu PKMers lakukan agar bisa berhasil di masa depan. Belajarlah sebanyak-banyaknya. Belajar ini bukan hanya dalam hal akademik, melainkan belajar juga tentang kehidupan. Terimalah segala ajaran dan didikan yang kita terima. Renungkan apakah ajaran itu membangun atau tidak. Jangan merasa tahu segalanya. Jangan sombong karena itu yang akan menjatuhkan kita suatu saat nanti. Bersikaplah sesuai dengan karakter Kristen sejati, yaitu rendah hati dan jangan berhenti belajar.

Ayat ini juga mengajarkan supaya kita terus berharap. Milikilah mimpi yang besar. Walaupun kita tahu apa tujuan kita, namun tetap ingat satu hal. Berpasrahlah kepada-Nya. Serahkan harapanmu di dalam-Nya. Karena berpasrah bukan berarti menyerah.
Selamat menempuh Ujian Tengah Semester PMKers, jangan lupa tetap andalkan Tuhan dan belajar dengan giat.

Tuhan Yesus memberkati

LAPORAN KEUNGAN BULAN NOVEMBER

LAPORAN KEUANGAN BULAN OKTOBER

Shallom PMKers, berikut ini adalah laporan keuangan dari PMK FEB Undip bulan November 2018
Semoga PMK FEB Undip dapat menjadi lebih baik dan nama Tuhan selalu dipermuliakan.

Untuk lebih jelasnya bisa klik dilink dibawah ini :

37343_Laporan Keuangan PMK FEBblnNov

Hari Sumpah Pemuda

1540712527364.jpg

Hari Sumpah Pemuda
Pertama : Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia. Kedoea : Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia. Ketiga : Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.
Shallom PMKers! Hari Sumpah Pemuda jatuh di bulan Oktober tepatnya pada tanggal 27-28 Oktober. Sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia ini merupakan ikrar yang dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegakan cita-cita bangsa Indonesia. Sumpah Pemuda sendiri adalah keputusan Kongres Pemuda yang diselenggarakan selama dua hari tersebut.
Saat itu kongres ini sangat berarti bagi para pemuda yang ikut melakukan pergerakan kemerdekaan. Mereka ingin negara yang mereka cintai terbebas dari belenggu penjajah. Sumpah Pemuda bersifat abadi, ia memiliki makna yang seharusnya ikut dimaknai generasi muda Indonesia saat ini. Apa saja yang harus dimaknai para generasi muda Indonesia terhadap Sumpah Pemuda?
Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh
Pada tahun 1928, Indonesia sedang berjuang teguh untuk meraih kemerdekaan. Masyarakat sadar sudah saatnya bangsa terbebas dari penjajah. Tak ada batasan umur, gender maupun suku untuk memerangi penjajah. Maka pemuda-pemudi Indonesia lantas tak ingin tinggal diam. Namun mereka sadar, perjuangan mereka kurang berhasil jika hanya berjuang sendirian. Mereka butuh bersatu dengan pemuda-pemudi Indonesia lainnya. Maka tercetuslah mendirikan Kongres Pemuda Indonesia yang diadakan pada tanggal 27-28 Oktober 1928. Pemuda-pemudi dari seluruh Indonesia berkumpul untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Umur tak jadi penghalang untuk membuat perubahan
Dari katanya saja Anda bisa menilai, pemuda-pemudi adalah mereka yang terbilang memiliki umur yang muda. Namun umur tak menjadi penghalang untuk pemuda-pemudi Indonesia melakukan perubahan. Mereka berkumpul menjadi satu dan dengan tegas memberikan identitas bahwa mereka adalah bagian dari Indonesia, dan mereka bangga. Hal ini tentunya memberikan perubahan bagi Indonesia yang saat itu kebanyakan meraut karena susahnya hidup di bawah jajahan bangsa asing. Dengan semangat menjujung persatuan, pemuda-pemudi ini membawa perubahan. Bahwa tak ada waktu untuk duduk diam, perjuangan merebut kemerdekaan harus terus dilaksanakan.
Pemuda-pemudi adalah harapan bangsa
Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno pernah mengatakan “berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Berikan aku 10 pemuda niscaya akan kuguncang dunia”. Pernyataan Soekarno ini dengan terang-terangan menyatakan bahwa pemuda-pemudi Indonesia merupakan harapan bangsa. Mereka lah yang akan membawa bangsa Indonesia ke arah kemajuan. Dimana Indonesia menjadi negara yang aman, nyaman dan tentram untuk ditinggali rakyatnya. Dimana Indonesia menjadi negara yang diperhitungkan dan mampu bersaing dengan negara lain.
Tak perlu ambisi tinggi untuk memajukan bangsa
Lewat Sumpah Pemuda, salah satu hal yang dapat dimaknai adalah perjuangan tak pernah mengenal besar kecilnya upaya yang dikerahkan. Tak perlu ambisi tinggi untuk memajukan bangsa. Pemuda-pemudi sekarang bahkan telah diberi kenyamanan dengan bisa pergi sekolah tanpa harus memikirkan kemerdekaan negerinya. Cukup dengan belajar yang rajin, menjunjung tinggi rasa nasionalisme, dan memiliki karakter yang kuat juga disiplin. Hanya dengan menerapkan hal-hal ini di dalam keseharian, pemuda-pemudi sudah mampu membawa angin sejuk kemajuan pada negerinya sendiri.
Jangan pernah meninggalkan sejarah
Sejarah adalah akar dari segala bangsa. Tidak akan ada masa depan untuk bangsa yang meninggalkan sejarahnya. Sumpah Pemuda kini menjadi sejarah dimana pernah ada pergerakan pemuda-pemudi Indonesia yang dilakukan sebagai bentuk perjuangan kemerdekaan Indonesia. Generasi muda Indonesia harus terus mengingat Sumpah Pemuda, karena lewat sumpah inilah perjalanan pemuda-pemudi Indonesa kala itu dimulai.
Pemuda Indonesia adalah ujung tombak masa depan bangsa. Dalam Efesus 4:16″ Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, — yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota — menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.” Setiap apapun yang kita lakukan maka lakukanlah dengan kasih. Karena kasih akan menimbulkan rasa persatuan yang memudahkan untuk meraih masa depan yang lebih baik. God Bless You!

Kita Harus Bangkit

hariktnas.pngShalom anak-anak Tuhan!

Selamat hari minggu, tak lupa pula Saya mengucapkan Selamat Hari kebangkitan Nasional untuk bangsa kita, yuk kita flashback tentang hari Kebangkitan Nasional.
Hari Kebangkitan Nasional adalah hari dimana Rasa dan Semangat Persatuan, Kesatuan, dan Nasionalisme serta kesadaran bangkit untuk memperjuangkan kemerdekaan Negara kita Republik Indonesia, yang dulunya tidak pernah muncul selama penjajahan oleh Belanda dan Jepang. Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap tanggal 20 Mei harus menjadi pendorong kemajuan pendidikan nasional. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928). Masa ini merupakan salah satu dampak politik etis yang mulai diperjuangkan sejak masa Multatuli.
Artikel saat ini Saya mengambil tema “ Makna hari kebangkitan nasional bagi Mahasiswa krsiten “
Memperingati Hari Kebangkitan Nasional, banyak hal yang dapat kita ambil hikmahnya sebagai Mahasiswa kristen sebagai berikut :
Perubahan besar yang dimulai oleh satu orang.
Kebangkitan Nasional dimulai oleh tokoh yang bernama Dr.Wahidin Sudirohusodo. yang merupakan leluhur kita, putra bangsa dan pahlawan nasional. Dimana pada waktu itu Dr. Wahidin Sudirohusodo tidak tinggal diam dan ingin membuat perubahan pada bangsanya yang dimana cita-cita beliau pun menyebar kepada seluruh mahasiswa kedokteran pada zaman itu yang merupakan asal muasal dari kemunculan Budi Utomo.
Dorongan untuk bangkit yang dibentuk oleh rasa cinta.
Dr.Wahidin Sudirohusodo yang di dorong oleh rasa cintanya terhadap masyarakat Indonesia yang menderita, membuatnya bangkit melakukan sesuatu untuk masyarakat dan bangsa ini.
Cita-Cita Luhur yang harus disebarkan.
Dr. Wahidin Sudirohusodo bekerja keras untuk menyebarkan cita-citanya yang luhur, dan kemudian mendapat sambutan yang baik dari siswa Sekolah Kedokteran di Jawa.
Dari Poin-poin diatas, Kita ketahui bahwa mahasiswa berperan besar dalam hari kebangkitan nasional pada masa itu. Masa sekarang ini kita sebagai mahasiswa kristen untuk turut andil dalam memaknai dan melaksanakan Kebangkitan Nasional seperti ayat alkitab Roma 12:2 “ Jangan dipengaruhi dunia ini lagi. Sebaliknya, berubahlah dengan mengubah cara berpikir kalian, supaya kalian bisa membuktikan sendiri kehendak Allah yang baik, sempurna, dan menyenangkan Dia” dengan arti lain, apa yang Allah inginkan terjadi dalam hidup kita masa sekarang ini, jangan sampai kita justru seperti ayat Amsal 16:25 “Ada jalan yang disangka benar Tapi berujung pada kematian” kita jangan salah mempersepsikan apa yang Allah inginkan bagi kita sebagai bentuk memaknai hari kebangkitan nasional di era sekarang ini. Mari kita juga bercermin pada Sutomo,Gunawan Mangkusumo dan Cipto mangunkusumo yang saat itu belum menjadi dokter,dan tidak lain berstatus sebagai mahasiswa, mereka berhasil mendirikan Budi Utomo sebagai lambang kebangkitan nasional. Tuhan Yesus Memberkati.

Sumber :
https://sites.google.com/site/abdhiartikelampuh/makna-hari-kebangkitan-nasional-bagi-bangsa-indonesia

-REINE-

Hari Pers Sedunia

pers

 

Halo semua sebelum masuk penjelasan mengenai Hari pers sedunia nih pada tau kan apa itu pers? Contoh pers yang ada di Undip? Pasti taulah ya ? hehehe. Jadi Hari pers sedunia itu awal mulanya diadakan oleh PBB untuk meningkatkan kesadaran kebebasan pers dan mengingatkan pemerintah akan tugas mereka untuk peduli dan menghargai kebebasan berekspresi sesuai dengan artikel 19 dari Universal Declaration of Human Rights.

Peringatan ini mulai dilakukan oleh PBB pada tahun 1993. Alasan dipilihnya tanggal 3 Mei, juga sebagai Declaration of Windhoek, sebuah pernyataan prinsip kebebasan pers yang dibuat oleh Jurnalist Surat Kabar Afrika di tahun 1991. UNESCO menandai World Press Freedom Day dengan mempersembahkan UNESCO/Guillermo Cano World Press Freedom Prize kepada individu, organisasi atau lembaga yang memberikan kontribusinya untuk mempertahankan atau mempromosikan kebebasan pers di mana saja di seluruh dunia, terutama mereka yang harus berhadapan dengan bahaya. Dimulai di tahun 1997, penghargaan ini direkomendasikan oleh juru independent dari 14 wartawan profesional. Nama-nama kandidat diusulkan oleh LSM kebebasan pers regional dan internasional dan negara-negara anggota UNESCO. Penghargaan tersebut dinamakan Guilermo Cano, sebagai penghargaan untuk Guilermo Cano Isaza, seorang wartawan Colombia yang terbunuh di depan kantornya, El Espectador, di Bogota, pada 17 Desember 1986. Cano telah menulis mengenai kekuatan mafia obat-obatan Colombia.

Membahas mengenai Pers, indonesia punya waktu khusus loh buat memperingatinya, kapan ya?? Di Indonesia sendiri Hari Pers Nasional (HPN) diselenggarakan setiap tanggal 9 Februari bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia, didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 5 tahun 1985. Keputusan Presiden Soeharto pada 23 Januari 1985 itu menyebutkan bahwa pers nasional Indonesia mempunyai sejarah perjuangan dan peranan penting dalam melaksanakan pembangunan sebagai pengamalan Pancasila. Dewan Pers kemudian menetapkan Hari Pers Nasional dilaksanakan setiap tahun secara bergantian di ibukota provinsi se-Indonesia. Penyelenggaraannya dilaksanakan secara bersama antara komponen pers, masyarakat, dan pemerintah khususnya pemerintah daerah yang menjadi tempat penyelenggaraan.

2 Petrus 1 : 10 = “Karena itu saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.”
Tanpa kita sadari teman-teman, pers sangat berperan penting bagi semuanya, untuk itu mari kita menghargai dan mendukung segala bentuk positif dari pers.
Selamat hari Pers Sedunia!!! Tuhan Yesus memberkati.

 

-REINE-

Wisuda FEB Undip ke-150

wisuda.png

Berjuang Sampai Akhir
“Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.” 2 Timotius 4 : 7
Shallom kakak abang PMKers! Puji Tuhan kami mengucapkan selamat kepada kakak abang yang pada hari ini telah sampai pada tahap wisuda. Bisa dibilang, momen menjadi seorang sarjana adalah salah satu momen paling bahagia di hidup anak muda. Pasalnya setelah bertahun-tahun hidup di perantauan dan jauh dari keluarga, akhirnya pada momen ini kamu bisa membuat kedua orangtua serta keluargamu bangga serta bahagia. Pancaran kebahagiaan pun terlihat jelas di wajahmu walaupun hanya mengenakan kebaya sederhana atau kemeja putih dan celana bahan yang kamu kenakan saat itu. Rasa lelah dan haru saat skripsimu dicoret dosen yang telah lalu seakan sirna begitu kamu memakai toga dan selempang bertuliskan SARJANA!
Kakak abang PMKers kalian adalah kaum muda yang mengalami suatu perjalanan rohani yang bisa digambarkan seperti orang yang sedang berlari dalam sebuah perlombaan. Kita harus berlari untuk mencapai kemenangan. Setiap pelari harus fokus pada gatis akhir/finis. Tanpa fokus kegaris finis maka mereka akan mengalami kekalahan. Tujuannya cuma satu, yaitu mencapai garis akhir sebagai juara.
Selayaknya seperti sebuah perlombaan lari marathon dalam sebuah Olimpiade dan bukan lari jarak pendek, maka sang pemenang dengan catatan waktu tercepat dan menempuh jarak 42 km untuk mencapai garis finis akan menerima penghargaan atas prestasinya itu, medali emas dan mahkota khas olimpiade. Lari marathon itu benar-benar lari yang sangat melelahkan dan menyiksa. Pada pertengahan jarak tempuh setiap pelari akan mengalami kelelahan yang sangat menyiksa. Tubuh seakan berada di titik antara hidup dan mati karena saking lelahnya. Tetapi bila para pelari bisa melewati saat krisis ini maka mereka akan bisa mencapai garis akhir.
Kaum muda dalam kehidupan kerohanian kita terkadang juga akan mengalami saat-saat kritis yang sangat melelahkan ini. Saya pribadi pernah mengalami yang namanya keletihan rohani yang sangat melelahkan, seakan-akan saya tidak mampu lagi untuk mejalankan hidup kekristenan ini. Tetapi saya tidak menyerah dan terus berlari walaupun sudah seperti hampir mau mati untuk melewati titik kristis ini untuk mencapai garis akhir. Seperti di katakan di dalam Firman Tuhan di 2 Tawarikh 15 : 7 “Tetapi kamu ini, kuatkanlah hatimu, jangan lemah semangatmu, karena ada upah bagi usahamu!”.
Kaum muda dalam lomba lari pasti banyak masalah yang menghadang. Godaan dunia begitu memikat. Tawaran untuk menikmati kesuksesan semu atau memuaskan nafsu bisa membuat anda keluar jalur. Penyakit atau persoalan hidup juga dapat membuat anda putus asa dan ingin berhenti. Saya mengundang kaum muda untuk kembali masuk kegelandang pertandingan. Bangkit dan jangan menyerah!. Ingatlah pesan paulus. Tetap berjuang, bertahanlah samapai akhir, janganlah sampai kehilangan mahkota kebenaran kekal.
Selamat untuk kakak abang PMKers yang sudah dinyatakan lulus di perkuliahan selama di Undip. Semoga di tahap yang baru setelah wisuda kalian bisa mendapatkan pekerjaan yang terbaik. Selalu mengandalkan Tuhan di dalam kehidupan ini. Dalam kitab Yeremia 17:7, “Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!”. Dimanapun kalian ditempatkan semoga kalian bisa menjadi saluran berkat bagi banyak orang. Happy Graduation and God Bless You!