Tag Archives: confidence

Renungan Jumatan “Get Your Confidence Back”

Tema Jumatan: Get Your Confidence Back


Yang menjadi sumber tidak percaya diri adalah paradigma kita. Jika kita percaya diri
bahwa kita bisa melakukan sesuatu, kita punya sesuatu yang ingin dituju. Paradigma akan
mempengaruhi respon kita. Kali ini kita akan membahas tentang percaya diri, dalam konteks
Percaya Diri untuk tampil rendah hati menunjukan identitas kita sebagai murid Kristus.
Rendah hati berbeda dengan Rendah diri. Rendah diri memiliki arti dirinya merasa
kurang (minderan). Sedangkan rendah hati memiliki arti sifat yang tidak sombong dan tidak
angkuh. Jonathan Edwards dalam bukunya yaitu “Pengalaman Rohani Sejati” mengatakan
bahwa “kerendahan hati yang rohani merupakan suatu kesadaran yang dimiliki seorang Kristen
tentang betapa miskin dan menjijikannya dirinya, yang memimpinnya untuk merendahkan
dirinya dan meninggikan Allah semata. Kerendahan hati yang rohani merupakan esensi dari
kerohanian sejati. Mereka yang tidak memilikinya pasti bukanlah orang Kristen sejati”.
Jika kita membaca dalam Filipi 2: 1-11 Gereja Filipi adalah gereja yang baik. Hal ini
dinyatakan dengan pujian Paulus kepada mereka. Tetapi gereja ini bukanlah gereja yang
sempurna. Dalam gereja ini terdapat pertengkaran / perpecahan (Fil 4:2). Oleh sebab itu Paulus
memberi nasihat bagaimana yang seharusnya orang-orang Kristen memelihara kesatuan tubuh
Kristus. Tetapi Rasul Paulus memberi nasehat agar hendaklah dengan rendah hati yang seorang
menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; dan janganlah tiap-tiap orang hanya
memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.
Paulus berkata dasar bisa rendah hati adalah Kristus. Sebab di dalam Kristus ada nasihat,
ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan. Alasannya
adalah karena Kerendahan hati Kristus adalah sebuah ketaatan, apa yang kita lakukan dapat
dianggap berharga oleh Allah.
Kerendah hati adalah respon ketaatan kita kepada Allah. Jadi rendah hati tidak membuat
kita menjadi “rendah” di hadapan manusia. Rendah hati adalah respon kita mengasihi sesama
manusia. Paradigma ini yang seharusnya kita miliki sebagai murid Kristus.
Indikator Rendah Hati menurut Filipi 2:1-11 adalah sebagai berikut :
 Menganggap seorang lebih utama dari dirinya sendiri dan punya sikap hati
melayani
 Jangan memperhatikan kepentingannya sendiri dan tidak terfokus pada diri
sendiri
 Punya pikiran dan perasaan Kristus Yesus yaitu melakukan pekerjaan Bapa
 Tidak sombong atas apa yang dimiliki dan mau melakukan pekerjaan – pekerjaan
yang tidak dianggap
 Hidupnya taat kepada Firman Tuhan dan menjadi pelaku firman, memandang
melakukan Sesuatu sebagai bentuk ketaatannya kepada Tuhan bukan untuk
menunjukan diri sendiri.
Penerapan Praktis Rendah Hati yang saat ini mudah kita jumpai sulit lakukan : meminta
maaf dan mengakui kesalahan.
Jadi ada 2 hal yang dapat kita simpulkan yaitu :
a. Paradigma kita mempengaruhi kepercayaan diri kita dalam melakukan Tindakan rendah
hati
b. Belajar untuk melakukan Indikator Rendah Hati

Sampai ketemu di Ibadah Jumatan minggu depan, Tuhan Yesus Memberkati